Pembangunan embung Kedungpoh direncanakan untuk memenuhi kebutuhan air untuk kegiatan pertanian dan konservasi.
“Di samping kedua fungsi pokok, ada fungsi tambahan yaitu untuk pengembangan kegiatan wisata,” jelas Kadinas PUPR Gunungkidul.
Oleh sebab itu, perencanaan diarahkan pada kegiatan utama pembangunan embung seluas ±1.252,19 meter persegi.
Kegiatan tambahan berupa pembangunan dan penataan kawasan sekitar embung, berupa pembangunan akses jalan.
Anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan embung Kedungpoh diperkirakan mencapai Rp 4 milyar.
Sumber dana berasal dari APBN melalui Balai Besar Wilayah Sungai untuk bangunan utama embung, dan APBD DIY untuk pembangunan akses jalan dan prasarana pendukung lainnya.
“Saat ini, tahapan penyempurnaan dokumen perencanaan masih dilakukan. Kita masih menanti embung baru ini segera terealisasi,” pungkas Eddy Praptono.
Page: 1 2
PENDIRI Ikatan Wartawan Online (IWO) akan menggelar Silaturahmi Nasional (Silatnas) perdana pada tahun 2026. Dalam…
GUNUNGKIDUL - SABTU LEGI, Pemilihan Lurah (Pilur) serentak di Kabupaten Gunungkidul telah terlaksana, Sabtu (26/09/26).…
GUNUNGKIDUL – SABTU LEGI, Polemik pembongkaran Mushola Watu Bolong Kalurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul…
GUNUNGKIDUL - JUMAT KLIWON, Geger persoalan pembongkaran mushola Watu Bolong Kalurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten…
GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, SEBANYAK 18 unit rumah dinas Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda…
YOGYAKARTA - SELASA PAHING, Aipda S seorang oknum anggota polisi Polsek Kraton menjalani pemeriksaan Propram…