Pembangunan embung Kedungpoh direncanakan untuk memenuhi kebutuhan air untuk kegiatan pertanian dan konservasi.
“Di samping kedua fungsi pokok, ada fungsi tambahan yaitu untuk pengembangan kegiatan wisata,” jelas Kadinas PUPR Gunungkidul.
Oleh sebab itu, perencanaan diarahkan pada kegiatan utama pembangunan embung seluas ±1.252,19 meter persegi.
Kegiatan tambahan berupa pembangunan dan penataan kawasan sekitar embung, berupa pembangunan akses jalan.
Anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan embung Kedungpoh diperkirakan mencapai Rp 4 milyar.
Sumber dana berasal dari APBN melalui Balai Besar Wilayah Sungai untuk bangunan utama embung, dan APBD DIY untuk pembangunan akses jalan dan prasarana pendukung lainnya.
“Saat ini, tahapan penyempurnaan dokumen perencanaan masih dilakukan. Kita masih menanti embung baru ini segera terealisasi,” pungkas Eddy Praptono.
Page: 1 2
YOGYAKARTA - KAMIS WAGE, SEBANYAK 3.865 mahasiswa Universitas Gadjah Mada program sarjana dan sarjana terapan…
YOGYAKARTA - SELASA PAHING, SEBANYAK 18.850 mahasiswa baru atau Maba Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Tahun…
YOGYAKARTA - JUMAT PON, SEBANYAK 5.880 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 Universitas Pembangunan Nasional Veteran…
YOGYAKARTA - KAMIS PAHING, TIM Admisi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) bergerak aktif mengenalkan International Undergraduate…
YOGYAKARTA - JUMAT LEGI, PROFESOR Sony Warsono, MAFIS, Ph.D.,CA, Ak resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…