NGLIPAR, Rabu Pon-Wakil Bupati Gunungkidul Drs. H. Immawan Wahyudi, SH, MH meragukan hasil data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyebutkan 9 kecamatan di Gunungkidul masuk kategori miskin.
Immawan mengutip, ke-9 daerah yang miskin tersebut diantaranya, Kecamatan Wonosari, Karangmojo, Playen, Semin, Ponjong, Ngawen, Nglipar, Patuk, dan Saptosari.
“Saya menilai, data itu tidak sesuai dengan realitas di lapangan,” ujarnya, di Desa Katongan, Rabu, (7/2).
Gunungkidul, sambungnya, 5% penduduk hidup di sektor pertanian. Diberbagai tempat ada kenaikan hasil pertanian. Logikanya kenaikan hasil pertanian mengakibatkan kemakmuran, bukan malah angka kemiskinan bertambah.
Dia meragukan data meluasnya daerah miskin versi BPS. Menurutnya, pasti terjadi kerancuan penghitungan angka kemiskinan sebelum adanya PKH. Tahun 2017, angka PKH di Gunungkidul 62.000 lebih.
Supaya tidak salah merancang program pembangunan, dan penanggulangan kemiskinan, Wakil Bupati sekaligus Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD), akan mendalami angka kemiskinan yang asli dengan melihat jumlah penerima PKH.
Menurutnya realita lapangan, tidak tergambar dalam angka statistik, padahal hasil pertanian padi, jagung, kedelai tidak mengalami penurunan.
Reporter: W Joko Narendro-ig
BANTUL - RABU PON, SEORANG pria berinisial AS (34) warga Panggang, Gunungkidul, ditangkap polisi usai…
GUNUNGKIDUL-RABU PON, Terkait dugaan penahanan atau penundaan pemberian salinan rekam medis Rumah Sakit Umum Daerah…
GUNUNGKIDUL - SELASA PAHING, Salah satu putra terbaik Gunungkidul, sekaligus tokoh politik senior, Drs. HM.…
YOGYAKARTA - MINGGU KLIWON, PT AGRINAS Palma Nusantara (Persero) menjalin kerja sama dengan CV Smart…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Dugaan kasus malpraktik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosari, yang menimpa…
GUNUNGKIDUL - SABTU WAGE, Veda Ega Pratama berhasil mencetak sejarah besar bagi dunia balap motor…