WONOSARI, Selasa Pon-Pasca insiden warga tersengat aliran listrik di sawah beberapa waktu lalu, hingga merenggut nyawa Suginem (60) warga Padukuhan Praon 04/09, Desa Pulutan, Kecamatan Wonosari, Bhabinkamtibmas Desa Pulutan Bripka Ratmoyo Aji bersama Pemerintah Desa (Pemdes) membentuk Satgas Sistem Keamanan Pertanian (SSKP), Senin, (18/03).
Ratmoyo Aji menjelaskan, pembentukan SSKP sebagai wujud peran kepolisian khususnya Bhabinkamtibmas dalam peningkatan kepercayaan masyarakat kepada institusi negara.
“Tujuan dibentuknya SSKP untuk meningkatkan kesejahteraan petani serta meningkatkan keamanan baik petani maupun warga sekitar pengguna lahan pertanian,” jelas Ratmoyo Aji, Selasa, (19/03) pagi.
Lebih lanjut Ratmoyo Aji menyampaikan, pembentukan SSKP diprakarsai oleh Tiga Pilar Kamtibmas yaitu Kades,Bhabinkamtibmas dan Babinsa.
SSKP perlu dibentuk karena banyaknya laporan warga yang merasa khawatir akan keberadaan kabel listrik yang sudah tidak layak dan masih digunakan untuk menunjang pertanian, selain itu sudah adanya korban jiwa yang disebabkan oleh kabel tidak layak pakai.
BACA JUGA: Pemda DIY Targetkan Pensertifikatan Tanah Tahun 2025 Rampung, Dewan Tidak Yakin
Page: 1 2
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 11.099 mahasiswa baru Universitas Gadjah Mada mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus…
GUNUNGKIDUL-SENIN PAHING, SD Muhammadiyah Mulusan II Padukuhan Mahbang, Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan, menggelar kegiatan jalan…
SLEMAN-SENIN PAHING, SEORANG kakek berinisial N (73) warga Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, DIY tewas…
YOGYAKARTA - SENIN PAHING, Sebanyak 210 mahasiswa UPN “Veteran” Yogyakarta yang terpilih sebagai kakak asuh…
RONGKOP - KAMIS PON, Musim kemarau panjang tahun ini membawa tantangan ganda bagi Kabupaten Gunungkidul.…
WONOSARI - RABU PAHING, Sebanyak 8 (delapan) mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Pertanian Bogor…