PALIYAN, Senin Legi – Curah hujan 2019 rendah namun berkah. Anggota kelompok tani Sido Makmur Padukuhan Pulebener, Desa Giring, Kecamatan Paliyan panen jagung melimpah. Sebagian hamparan Gunung Bagus, seluas 132 Ha menghasilkan jagung kering 13,560 ton dengan harga Rp 3.000,0/ kg.
Baca juga:
Tebar Ikan Di Kreteg Bubrah, Upaya Menjaga Ekosistem Dan Ketahanan Pangan
Kades Sampang Bertekad Rebut Juara Lomba Desa 2019
Solidaritas Kades Gunungkidul Berharap, Bantuan Keuangan Khusus Tidak Hanya Di Tahun Politik
Tiyono Ketua Kelompok Tani Sido Makmur menyampaikan, total hamparan Gunung bagus seluas 150 Ha dikelola oleh 6 kelompok tani hutan kemasyarakatan.
Kelompok itu, dua berasal dari wilayah Kecamatan Paliyan, empat kelompok dari wilayah Kecamatan Saptosari.
Lahan 150 Ha, yang mendapat bantuan fasilitas berupa benih unggul hibrida seluas 132 Ha.
“Harapan kami, musim tanam yang akan datang tetap mendapatkan bantuan benih,” kata Tiyono pada panen raya (25/2).
Baca juga:
Dandim Gunungkidul Resepsi Pisah Sambut Secara Sederhana
Importir Narkoba Incar Robohnya Kedaulatan Negara
Rombongan Camat Tiba-Tiba Muncul Di Pos Ronda
Kepala Dinas Pertanian Profinsi DIY, Ir. Sasongko menuturkan, sebaiknya petani menjual jagung secara bertahap. Hal itu menurutnya untuk menyiasati penurunan harga jual jagung.
“Akan lebih meningkatkan nilai jual jagung apabila petani menjual dalam bentuk beras atau produk olahan lain seperti kerupuk jagung, emping jagung, dan yang lain,” ujarnya.
Dalam kegiatan panen raya kali ini, Kadistan DIY menyerahkan alat pertanian dan benih jagung untuk kelompok tani di dua wilayah, kecamatam Paliyan dan Saptosari.
Baca juga:
Di Tengah Penyerahan Bantuan PKH, Bupati Copy Paste Pesan Jokowi
Bank BPD DIY Manjakan WP Dengan Ragam Layanan
Harga Jagung Anjlok, Petani Harus Kreatif
Bupati Gunungkidul Hj. Badingah S.Sos menyampaikan, hampir semua wilayah sentra produksi palawija di Gunungkidul, khususnya jagung hibrida, pada musim tanam 1 tahun ini hasilnya memuaskan.
“Hal itu karena didukung curah hujan yang berkah (cukup) dan teknik budidaya yang tepat,” kata Badingah.
Bupati berharap, hasil panen jagung tahun ini mampu mendorong peningkatan produksi jagung di Gunungkidul sekaligus mendukung pasokan bahan baku industri pengolahan pangan maupun pakan ternak yang berbahan dasar jagung. Red






