Drajad berharap, anggota Tagana Gunungkidul terus memperkuat daya tanggap dan komitmen pengabdian terbaik bagi masyarakat Gunungkidul.
Dia juga menyatakan, Kabupaten Gunungkidul merupakan salah satu wilayah DIY yang memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi.
“Bencana yang paling rawan antara lain: kekeringan, gempa bumi, tanah longsor, angin kencang, abrasi, dan gelombang tinggi,” tandasnya .
Drajad menambahkan, bentuk antisipasi dampak buruk bencana, masyarakat harus memiliki tingkat kewaspadaan dini.
BACA JUGA: Badingah Lantik 167 Pejabat, Dilarang Masuk Dunia Politik
YOGYAKARTA - JUM'AT WAGE, PUCUK pimpinan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi berganti, setelah Kapolri…
BANTUL - KAMIS WAGE, POLISI mengungkap kasus dugaan penggelapan sejumlah barang milik sebuah toko grosir…
PENDIRI Ikatan Wartawan Online (IWO) akan menggelar Silaturahmi Nasional (Silatnas) perdana pada tahun 2026. Dalam…
GUNUNGKIDUL - SABTU LEGI, Pemilihan Lurah (Pilur) serentak di Kabupaten Gunungkidul telah terlaksana, Sabtu (26/09/26).…
GUNUNGKIDUL – SABTU LEGI, Polemik pembongkaran Mushola Watu Bolong Kalurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul…
GUNUNGKIDUL - JUMAT KLIWON, Geger persoalan pembongkaran mushola Watu Bolong Kalurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten…