Drajad berharap, anggota Tagana Gunungkidul terus memperkuat daya tanggap dan komitmen pengabdian terbaik bagi masyarakat Gunungkidul.
Dia juga menyatakan, Kabupaten Gunungkidul merupakan salah satu wilayah DIY yang memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi.
“Bencana yang paling rawan antara lain: kekeringan, gempa bumi, tanah longsor, angin kencang, abrasi, dan gelombang tinggi,” tandasnya .
Drajad menambahkan, bentuk antisipasi dampak buruk bencana, masyarakat harus memiliki tingkat kewaspadaan dini.
BACA JUGA: Badingah Lantik 167 Pejabat, Dilarang Masuk Dunia Politik
BANTUL - KAMIS PAHING, Sebuah truk Mitsubishi Colt Diesel bermuatan sekitar sembilan ton gaplek mengalami…
GUNUNGKIDUL - SABTU PAHING, Melalui Surat Keputusan (SK) Nomor 464/SK-DPN/TANIMERDEKA/VI/2026 tertanggal 22 Juni 2026, Wakil…
GUNUNGKIDUL – JUMAT WAGE, Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Daerah (POLDA) Istimewa Yogyakarta (DIY) menghadirkan…
GUNUNGKIDUL - RABU PAHING, AS (81) seorang lansia warga Padukuhan Manggung, Kalurahan Ngalang, Kapanewon Gedangsari,…
GUNUNGKIDUL - KAMIS LEGI, Kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan yang tergolong brutal bahkan sadis terhadap…
WONOSARI – RABU KLIWON, Seorang remaja di Gunungkidul, menjadi korban penganiayaan dan pengeroyokan brutal oleh…